Halloween party ideas 2015

Pertanyaan: 
Alhamdulillah setelah saya membaca 3X tulisan ustad tentang bagaimana cara mencapai ihsan, kualitas ibadah saya lebih meningkat dari sebelumnya. Setelah saya melakukan shalat, ada rasa haru dan tangis. Keyakinan saya menjadi semakin teguh. Saya merasa begitu dekat sekali dengan Allah SWT.
 
Tetapi sensasi rasa spritual baru hanya sampai distu saja. Saya belum mampu mencapai dan menggapai sensasi rasa spritual yang lebih dari itu. Belum saya rasakan rasa spritual yang seperti Ustadz ajaarkan bahwa kalau aku dalam Engkau, maka Engkau dalam aku. Belum pula saya rasakan sapaan dari-Nya.
 
Walaupun saya belum berhasil mencapai puncak spritual yang sangat saya harapkan, tapi saya tidak berputus asa. Insya Allah saya akan tetap melaksanakan ibadah-ibadah yang dapat semakin mendekatkan saya dengan Allah. Saya pun akan memperbanyak melakukan shalat dan zikir.
 
Adapun tentang zikir, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan kepada Ustadz Abu Sangkan. Setelah saya melanggengkan kebiasaan berzikir ada beberapa hikmah besar atau semacam pencerahan yang terjadi pada diri saya. Pertama saya mudah sekali terharu, apabila saya memanggil nama Allah atau saya dengar nama-Nya disebut, ada rasa aneh terjadi dalam diri saya, mudah sekali airmata berkaca-kaca. Apakah ini nafsu?
 
Selain itu, usai berzikir saya merasakan kedamaian dalam diri. Rasa benci atau kesal pada orang lain pun sirna. Bahkan mental dan emosi saya bisa lebih terkontrol secara baik. Rasa toleransi dan pemakluman saya terhadap pribadi lain lebih tinggi kendati sikap dan sifat mereka tidak menyenangkan. Saya menjadi pribadi yang suka mengalah. Apakah perubahan yang terjadi pada diri saya hanya bersifat sementara?
Selain itu dalam menjalani hidup keseharian saya seperti merasakan ada bimbingan untuk melakukan yang baik dan menghindari yang buruk. Saya merasakan kejelasan untuk melihat sesuatu hal baik dan boleh dikerjakan, sedangkan hal lain adalah buruk dan harus dijauhi.
 
Hal lain yang juga patut saya syukuri adalah bertambahnya rasa kasih sayang saya, terutama terhadap orang-orang terdekat; suami dan tiga anak-anak saya. Saya tidak cepat marah, tidak merasa mengatur waktu, tapi waktu yang mengatur saya.
Kejadian aneh lainnya juga terjadi pada saya. Apabila sejenak saya melalaikan zikir, timbul rasa penyesalan dalam diri. Pada lain waktu apabila saya lupa zikir, ada semacam seruan atau daya kekuatan tersendiri yang membangkitkan kesadaran spritual saya untuk kembali mengingat dan menyebut nama-nama Allah Yang Agung.
 
Saya harus jujur mengatakan, lama kelamaan zikir itu  menjadi ibadah yang begitu mengasyikan sekali. Saya pun bebas waktu berzikir. Bisa sambil duduk, berbaring, memasak, bermain dengan anak-anak atau sambil nonton TV, dan sebagainya.
 
Saya sangat bersyukur sekali dengan perubahan ini dan saya tetap berdoa agar iman, ihsan dan kecintaan saya kepada Allah tetap bertambah. Yang lain saya tanyakan, apakah yang saya alami ini benar benar merupakan berkah atau hikmah besar dari ibadah zikir?
Pertanyaan lain adalah................................

Untuk lengkapnya, dapatkan majalah Al Khusyu' disini (Isi Formulir Belanja) atau hubungi agen sirkulasi terdekat atau telpon langsung ke:  Jln Kemang Sari IV No 5 Jatibening Baru Pondok Gede Bekasi Telp 021-849 78843 / 021-849 78836

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.